Pemerintah Kabupaten Lumajang melalaui Bagian Hukum Setda Kabupaten Lumajang melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah Bagi Aparatur Desa.

[Lumajang.go.id] Kabupaten Lumajang selama 6 bulan ini ( bulan januari s/d juni 2015 ) telah memperoleh sebanyak 10 jenis penghargaan, antara lain, Award Program Keluarga Harapan, dengan katagori Sharing dengan dana APBD ( Kantor Sosial ) , Parade Nusantara , Kirab budaya dan Tarian Tradisional ( Dinas Kebudayaan dan Pariwasata ), Inovasi Pelayanan Publik Gerakan SUSI ( Bagian Organisasi ), Status Lingkungan Hidup Daerah yang menyabet 2 gelar yaitu Terbaik Tingkat Nasional dan terbaik tingkat Ecoregion ( se-jawa ) dari Dinas Lingkungan Hidup, Opini Wajar Tanpa Pengecualaian dari BPK-RI ( Dinas Pengelola Keuangan dan Asset Daerah ), MTQ Tingkat Jawa Timur mendapatkan 10 ( Bagian Kesra ) Pekan Olah Raga ( PORPROV ) Tk. Prov. Jatim menduduki urutan ke 12 ( Kantor Pemuda dan Olah Raga ), dan masih ada penghargaan yang diperoleh dari lembaga pendidikan serta kejuaraan-kejuaran lainnya.
Acara ini digelar di Halaman Belakang Pendopo Kabupaten Lumajang pada hari selasa ( 16/6 ) dengan suasana yang cukup santai dan penuh keakraban, yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Lumajang ( Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ), anggota DPRD, Kepala SKPD sekabupaten Lumajang. Bupati Lumajang Drs. H.As’at, M.Ag, sangat bangga dan terima kasih kepada seluruh pimpinan SKPD yang telah berupaya untuk meningkatkan kinerjanya selama ini. Hal ini telah dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang diperoleh, meskipun masih banyak yang harus diperbaiki, ungkap Bupati As’at. Mari kedepan kita lebih serius lagi untuk mengemas acara ini untuk lebih baik lagi. Dan Bupati As.at berharap kepada Kepala Kantor Pemuda dan Olah Raga untuk memberikan reward kepada anak-anak kita yang sudah mengharumkan nama Kabupaten Lumajang. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Sugiantoko menyambut baik sekali acara ini, hal ini adalah sebagai evaluasi dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang, demikian yang disampaikan oleh Sugiantoko. (humas-lmj)

[Lumajang.go.id] Gelar pameran dan simposium inovasi pelayanan publik nasional tahun 2015 sebagai salah satu cara meningkatkan inovasi pelayanan publik di instansi pemerintah, yang dilaksanakan di Kabupaten Sidoarjo, tepatnya di Area Gelanggang Olah Raga ( GOR ) Delta Kabupaten Sidoarjo, yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 15- 16 Juni 2015. Acara ini dihadiri oeh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Yuddy Chrisnandi dan Gubernur Jawa Timur DR.H. Soekarwo, dengan seluruh Kabupaten/kota yang telah memperoleh penghargaan inovasi pelayanan public. Dan Kabupaten Lumajang telah menunjuk Puskesmas Gucialit yang telah mendapatkan Top 25 dari penghargaan Inovasi Pelayanan Publik SUSI menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi.
Pada hari kedua, pada hari selasa ( 16/6 ) telah dilaksanakan acara Simposium inovasi pelayanan public, dimana masing-masing kabupaten/kota yang telah mendapatkan penghargaan pelayanan public akan melaksanakan paparan hasil pelayanan paublik yang telah dilaksanakan di kabupaten/kota. Sedangkan untuk Bupati Lumajang telah memaparkan Gerakan SUSI ( Suami Siaga ) untuk menurunkan angka kematian ibu ( AKI ) dan angka kematian Bayi ( AKB ) dengan dibantu oleh Sdr. Haryanto selaku motivator dari Puskesmas Kecamatan Gucialit, dimana para peserta sangat antusias sekali mengikuti paparan yang disampaikan oleh Bupati Lumajang. Karena apa yang disampaikan telah mendapatkan respon dari peserta lainnya, karena inovasi pelayanan public ini memang betul-betul membantu bagi kehidupan masyarakat kecamatan gucialit. Dimana inovasi Gerakan SUSI ini telah bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan PT.Pos Indonesia Kabupaten Lumajang dalam pelaksanaan pengurusann akte kelahiran. Sebelum pelaksanaan proses kelahiran sanag ayah sudah menyerahkan persyaratan kepengurusan akte melalui kader dan staf kecamatan, selanjutnya berkas diambil oleh pegawai pos kecamatan gucialit untuk diserahkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lumajang untuk diproses, selanjutnya kalau sudah selesai akte tesebut diantar kealamatnya dengan mengganti 20 ribu, ini yang sangat membantu sekali, karena prosesnya sangat cepat dan terhindar dari pungutan. ( humas-lmj )